Sebelum Berinvestasi Saham, Kenali Istilah Penting ini!
![]() |
| www.pixabay.com |
Mungkin Anda pernah mendengar istilah-istilah yang berkaitan dengan saham di bawah ini di beberapa kesempatan seperti berita di televisi atau di media cetak. Apakah Anda mengerti mengenai arti isitilah-isitlah tersebut? Nah kini saatnya Anda untuk mengetahui isitlah apa saja yang sering digunakan di dunia saham dan apa artinya. Mari kita simak satu persatu!
Pernah Mendengar istilah Lot? Apa itu?
Lot merupakan satuan order pembelian lembar saham. Satu lot terdiri dari 100 lembar saham. Jumlah lembar dalam satu lot sempat mengalami perubahan. Pada beberapa tahun yang lalu, jumlah lembar dalam setiap lot terdiri dari 500 lembar. Jumlah tersebut kemudian berubah sampai hari ini yakni satu lot berarti terdiri dari 100 lembar saham.
Sepertinya Anda sudah Mengetahui Istilah ini, Buy, Sell, dan Hold
Buy merupakan bahasa inggris yang berarti membeli. Di dalam dunia saham buy berarti membeli dimana objek yang dibeli adalah saham. Begitu juga sel merupakan bahasa inggris yang berarti menjual yang tentu saja obyek jualnya adalh saham.
Buy merupakan bahasa inggris yang berarti membeli. Di dalam dunia saham buy berarti membeli dimana objek yang dibeli adalah saham. Begitu juga sel merupakan bahasa inggris yang berarti menjual yang tentu saja obyek jualnya adalh saham.
Sedangkan hold berarti menahan atau jangan menjual saham yang telah dimilikinya. Ketiga istilah tersebut sering dipergunakan dalam setiap kegiatan jual beli saham.
Apa itu Take Profit?
Take profit berarti mengambil keuntngan dari seliahllsihbbeli dengan selisih jual. Sebagai contoh ketika seseorang membeli saham abcd seharga Rp 1000 kemudian dia menjualnya di harga Rp 1500 berarti dia untuk Rp 500. Aksi menjual guna meraih keuntungan sebesar Rp 500 tersebut disebut dengan take profit atau profit taking.
Take profit berarti mengambil keuntngan dari seliahllsihbbeli dengan selisih jual. Sebagai contoh ketika seseorang membeli saham abcd seharga Rp 1000 kemudian dia menjualnya di harga Rp 1500 berarti dia untuk Rp 500. Aksi menjual guna meraih keuntungan sebesar Rp 500 tersebut disebut dengan take profit atau profit taking.
Lalu ada juga Ietilah Cut Loss, Apa itu?
Sedangkan cut loss merupakan kebalikan dari profit taking yakni menjual saham guna menghindari kerugian yang lebih banyak lagi. Sebagai contoh ketika seseorang membeli saham di harga Rp 1000 dan kemudian harga saham tersebut turun di harga Rp 500. Kemudian si pemilik saham tersebut menjual di harga Rp 500, maka aksi menjual tersebut disebut cut loss.
Sedangkan cut loss merupakan kebalikan dari profit taking yakni menjual saham guna menghindari kerugian yang lebih banyak lagi. Sebagai contoh ketika seseorang membeli saham di harga Rp 1000 dan kemudian harga saham tersebut turun di harga Rp 500. Kemudian si pemilik saham tersebut menjual di harga Rp 500, maka aksi menjual tersebut disebut cut loss.
Adapun tujuan dari cut loss adalah untuk menghindari kerugian yang lebih dalam lagi. Sebagai contoh di atas tadi si pemilik saham tersebut menjual saham di harga Rp 500 karena untuk menghindari penurunan harga saham lebih dalam lagi.
Bayangkan jika si pemilik saham tersebut tidak menjual sahamnya, maka bisa jadi harga sahamnya akan turun menjadi harga Rp 300 yang tentunya dia akan mengalami kerugian lebih banyak lagi.
Ada lagi Istilah Gain, Apa itu?
Gain merupakan istilah lain dari jumlah nominal keuntungan antara selisih harga beli dengan harga jual. Seperti pada poin di atas ketika seseorang membeli saham di harga Rp 1000 dan kemudian dia menjualnya seharga Rp 1500, maka dia untung Rp 500. Keuntungan sebesar Rp 500 itu disebut dengan gain.
Gain merupakan istilah lain dari jumlah nominal keuntungan antara selisih harga beli dengan harga jual. Seperti pada poin di atas ketika seseorang membeli saham di harga Rp 1000 dan kemudian dia menjualnya seharga Rp 1500, maka dia untung Rp 500. Keuntungan sebesar Rp 500 itu disebut dengan gain.
Demikianlah istilah-istilah di dalam seluk beluk saham. Semoga uraian dari kami di atas mampu memberikan dampak positif bagi Anda yang ingin bergelut di dalam dunia saham. Tetap semangat dan salam sukses untuk Anda!

Comments
Post a Comment