Mengenal Warren Buffet


Di dunia investasi nama Warren Buffet tidaklah asing lagi. Dia adalah pemilik perusahaan Berkshire Hathaway dan pernah menduduki sebagai salah satu orang terkaya di dunia. Dia menjadi kaya raya berkat ketekunannya dalam berinvestasi saham.

Warren Buffet lahir pada tanggal 30 Agustus 1930 di Omaha, Nebraska, Amerika Serikat. Dia oleh banyak kalangan dijuluki sebagai “the Oracle of Omaha”. Hal itu lantaran petuah dan kebijaksanaannya dalam berinvestasi menjadi panduan bagi para investor dalam berinvestasi saham.  

Keberhasilan Warren Buffet menjadi sampai seperti sekarang ini tidaklah datang begitu saja. Akan tetapi melalui sebuah proses yang panjang dan pengalaman yang dia lalui. Penyesalannya saat dia menjual saham yang justru naik setelahnya memberikan pelajaran pada Buffet bahwa berinvestasi hendaknya dilakukan dalam jangka panjang.  

Berbagai strategi brilian yang digunakan oleh Buffet tidaklah datang begitu saja. Di samping hasil dari pengalamannya pemilihan jalan investasinya pada jangka panjang berasal dari guru yang telah lama dia ikuti. Guru itu tidak lain adalah Abraham.

Teori yang dikemukakan Abraham dijadikan Buffet sebagai acuan. Inti dari teori dari Abraham adalah bahwa nilai sesungguhnya dari saham bukanlah terletak pada harganya, namun terletak pada nilai buku dari perusahaan tersebut.

Hal itu bertentangan dengan sebagian kalangan karena,  inti dari perdagangan saham adalah mencari selisih harga beli dengan harga jual. Betapapun jalan itu tidak lazim,  namun tidak menggoyahkan jalan Buffet untuk menjadi investor jangka panjang. Dan hasilnya dapat Anda saksikan, dia menjadi salah satu orang terkaya di dunia berkat ketekunan dan kecerdasannya dalam berinvestasi saham.

Semoga apa yang dilalui oleh Buffet dapat menjadi salah satu pilihan dari kita dalam menekuni investasi saham. Demikian dari kami, semoga apa yang kami berikan ini bermanfaat. Tetap semangat dan dalam sukses untuk Anda!

Comments

Popular posts from this blog

Pentingnya Seseorang untuk Berinvestasi

Mengenal Analisa Fundamental

5 Alasan kenapa Tepat untuk Berinvestasi Saham di Saat Pandemi Corona saat ini