Kelompok Saham yang Tahan terhadap Gejolak Pasar
![]() |
| www.pixabay.com |
Setiap investor selalu mengharapkan tren Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sehingga banyak pilihan saham yang naik dan semakin naik. Selain itu ketika indeks naik harapannya harga saham yang dibelinya menjadi semakin naik dan naik sehingga dia mendapatkan untung.
Akan tetapi terkadang ada beberapa sebab diluar kendali investor yang tiba-tiba menjadikan saham yang dibelinya semakin turun dan turun. Banyak saham yang harganya turun tajam. Kondisi itu biasanya merupakan gejolak pasar yang disebabkan oleh beberapa faktor.
Gejolak pasar di atas biasanya disebabkan oleh adanya beberapa faktor seperti adanya peningkatan suku bunga acuan, peningkatan pajak perusahaan, dan lain sebagainya.
Kondisi di atas menyebabkan banyak sektor saham mengalami penurunan harga. Namun ada beberapa sektor saham yang tahan terhadap gejolak pasar atau dengan kata lain harganya stabil dan jika turun pun tidak terlalu tajam.
Lalu apa saja kelompok saham tersebut? Nah pada kesempatan kali ini kita akan. Membahas mengenai kelompok saham yang tahan terhadap gejolak pasar. Kelompok saham ini nanti merujuk pada sektor-sektor saham.
Oke langsung saja kita bahas satu persatu sektor saham apa saja itu, mari kita simak di bawah ini.
Saham Sektor Perbankan
Sektor saham perbankan dinilai tahan terhadap gejolak pasar. Hal itu dikarenakan saham memiliki pertumbuhan aset yang besar. Oleh sebab itu, banyak saham-saham bank yang tidak terpengaruh oleh adanya gejolak pasar yang tidak menentu.
Saham Sektor Konsumer
Selain sektor perbankan, sektor yang tidak begitu terpengaruh dengan adanya gejolak pasar adalah sektor konsumer. Sektor ini meliputi beberapa saham perusahaan yang bergerak dalam bidang penyedia kebutuhan pokok seperti, minimarket, swalayan, supermarket, dan lain sebagainya.
Selain itu sektor ini juga meliputi saham-saham produsen kebutuhan pokok, seperti deterjen, makanan dan minuman, kosmetik, dan sejenisnya. Sektor konsumer inj relatif stabil ketika terjadi gejolak pasar karena laba permintaan masyarakat terhadap kebutuhan pokok sehari-hari juga relatif rutin dan tidak ada istilah musiman.
Itulah beberapa sektor saham yang relatif stabil ketika terjadi gejolak pasar. Saham-saham pada sektor di atas relatif stabil harganya sehingga cocok jika akan digunakan untuk “main aman”.
Demikianlah beberapa informasi yang dapat kami berikan semoga bermanfaat bagi Anda sekalian. Terimakasih atas kunjungannya dan selalu ikuti artikel terbaru dari kami. Sekian dulu, tetap semangat dan salam investasi!

Comments
Post a Comment