Mengenal Ciri-ciri Saham Gorengan
![]() |
| www.pixabay,com |
Pada artikel sebelumnya kami pernah membahas mengenai saham gorengan. Kalau tidak salah artikel tersebut berjudul “mengenal saham gorengan”. Jika Anda sudah membaca artikel tersebut, paling tidak Anda sudah memahami dan mengerti mengenai apa itu saham gorengan.
Pada kesempatan kali ini kita akan membahas saham gorengan, namun dari aspek yang lain. Aspek tersebut adalah ciri-ciri dari saham gorengan.
Mengenal ciri-ciri saham gorengan penting untuk dipahami oleh seorang investor karena akan meningkatkan pemahaman investor mengenai saham mana yang termasuk gorengan atau bukan.
Pemahaman tersebut pada akhirnya akan menghindarkan investor tersebut dari kerugian yang diakibatkan oleh kesalahan dalam memilih saham yang akan dibelinya.
Lalu apa saja ciri-ciri saham gorengan tersebut? Mati kita bahas satu persatu!
Kualitas Saham
Saham gorengan rata-rata memiliki tingkat kualitas yang tidak bagus. Perusahaan yang sahamnya masuk dalam kategori gorengan biasanya memiliki manajemen yang kurang kredibel, perolehan laba uang sedikit, kurangnya aksi korporasi, dan lain sebagainya.
Aspek-aspek tersebut dapat diketahui dari laporan tahunan dan laporan keuangan yang terbit setiap 4 bulan. Selain itu juga dapat dilihat dari berita-berita yang mengabarkan mengenai aksi korporasi suatu perusahaan. Perusahaan gorengan biasanya minim atau jarang melakukan aksi korporasi.
Naik dan Turun tanpa Sebab
Indikasi lainnya adalah harga saham yang cenderung fluktuatif atau naik turun tanpa diketahui oleh sebab yang jelas. Ketika harga suatu saham naik turun tanpa sebab, maka boleh jadi itu sedang digoreng atau dimanipulasi oleh “bandar”.
Untuk meminimalisir kerugian atau salah pilih dalam membeli saham, sebaiknya kita jika berinvestasi saham menghindari saham-saham dengan karakter tersebut, yakni harga naik turun tanpa sebab.
Demikianlah penjelasan kami mengenai apa itu saham gorengan. Semoga apa yang kami berikan ini bermanfaat bagi Anda. Ikuti terus artikel dari kami. Terimakasih dan salam investasi!

Comments
Post a Comment